Doa yang terus kulantunkan untuk mu jika suatu saat bisa membawaku menuju surga Nya, menikmati surga Nya dalam cinta yang abadi. Kuberharap apapun yang terjadi dalam masa laluku dan masa lalumu bukan penghalang untukmu dan kita untuk meraih cinta suci kembali. Setiap malam tak pernah terpikirku untuk melihat keindahan lain selain keindahan jiwamu, keindahan yang pernah membuatku meluluhkan segala asa dan rasa untukmu. Rasa yang telah lama kusimpan sebab ku menunggu titisan jiwa yang yang membasahi jiwaku yang telah tandus, namun ku yakin engkau kan datang saat waktu telah merengkuh kita untuk berpadu.
Walau hanya sepintas kulihat bayangmu tiap waktu, terlalu banyak mimpi tentang kita. mimpi saat ku menangis, engkaulah yang menghapus air mataku. Mimpi disaat ku wisuda dan engkau telah menjadi pendamping wisuda abadi. Jikalau cintamu memang terpatri untukku, ku kan terus memberi nafas dalam hari-harimu dengan jutaan cinta yang tak terhingga. Andai kita berpadu suatu saat nanti, saat engkau mulai membuka mata ribuan cinta beterbangan di sekelilingmu. Cinta yang telah terpendam begitu lama yang tak pernah kuungkapkan pada siapapun dan hanya kucurahkan untukmu.
Bagiku bersanding dihadapan kedua orang tua kita untuk berikrar menuju bahtera sakinah, mawaddah, warrahmah adalah impian terhebat sepanjang hidupku. Telah banyak tulisan-tulisan indah yang kupersembahkan untukmu, sebab engkaulah yang membuatku merasakan cinta yang sesungguhnya. Setiap kata yang keluar sebagai ucapanku adalah benih-benih rasa yang mengawali cintaku untukmu. Marahku, senyumku, keegoisanku adalah secercah cinta yang tak terungkap untukmu.
Satu permohonanku untukmu, janganlah pergi sedetikpun dari hatiku, hati yang terus mengalirkan ketulusan untuk jiwa yang lembut sepertimu. Engkaulah yang membuatku bisa berjalan, bahkan bisa berlari tapi janganlah engkau yang membuatku tertatih kembali. Kekuranganmu adalah hal yang paling sempurna kumiliki sebab kekuranganku telah Engkau miliki seutuhnya.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar