Blogger Templates
Cute Baby Hello Kitty Twins

star two

Senin, 14 Februari 2011

dialog dua hati 2



Untuk Berlian Hitam
kepercayaan berlari mengejar jejak-jejak suram
yang menerbangkan keinginanmu
 untuk hati paling terkecil dari benakmu.
hari ini dua hati kulihat bergelayutan
pada asa-asa panah maksiat.
ada hati yang berdiri di atas konsekuensi.
 hati yang lain mencoba menerobos pagar ketegaran.
malam berganti malam ada hati yang mesra berderai air mata,
 hatimu hanya menambah dengan lecutan pedih.
tidakkah hatimu memiringkan puncak egois.

dialog dua hati 3

Untuk Berlian Hitam

lintasan-lintasan kelam berhias melewati indahnya hati
yang termangu di balik gedung kepasrahan.
hatinya rindu masa-masa dua hati yang memasung mimpi dan nyata.
berkali-kali ada hati yang merangsang harumnya surgawi.
 untuk pertama kalinya hatinya tersobek,
hatinya memecah.
keyakinannya akan langkah-langkah ketidakpastian dari  curahan senja,
mengantarmu pada  kebingungan rutin.
ucapan-ucapan kacau selalu muncul dari perantara-perantara fajar,  kata hatiku itu pun terjadi.

dialog dua hati 1



            Untuk Berlian Hitam
dua hati berteduh dari emosi-emosi berkepanjangan.
emosi-emosi kemunafikan dan menjauh dari kebringasan waktu.
dua hati itu mengadu dan memadu saling mencumbu
akan kecemburuan anggunnya gemulai.
Hatiku naif  mengukur kesetiaan pujangga
 pada syair-syair kebohongan, hatimu mengalihkannya dengan senyuman miris.
dua hati menceritakan kegilaan segala gundah, suka dan cinta.
hatimu kalut melepas hati-hati yang sepi merentangkan sosok-sosok pembeda.
hatimu telah jatuh cinta
 pada arus yang menggiringmu ke arah lembayung kebinasaan
yang pasti menimpamu, itu kata hatiku.

Sabtu, 12 Februari 2011

Lukisan Kemarau

Musim yang gelisah
menghitung setiap debu yang berhamburan
walau hujan meradang
bagai duri menikam
mencoba tertatih mengenang
namun tak ditemukan jawab..

Lukisan Kemarau

Musim yang gelisah
menghitung setiap debu yang berhamburan
walau hujan meradang
bagai duri menikam
mencoba tertatih mengenang
namun tak ditemukan jawab..

Catatan dibatas Malam

Kita tak usah bercita
yang ada hanya sketsa buram
pada rindu-rindu hitam
menjelma menyisakan kenang
dan ku tetap termangu di sudut simpang
memunguti serpihan dendam

Kanvas Usang


Tunggu aku di nafas pantaimu
menggeliat dalam remang
menelusuri oase mimpi
tenggelam dalam dekapan
termangu di bawah temaram
terlihat serpihan kelam..
yang tergores pada  kanvas usang

Pada Sebaris Hujan

debu-debu rindu berhamburan
semakin mencumbu rasa
enggan membelenggu di lautan teduh
menyunting gerimis di balik rindang
tapi cakrawala pun tak mampu berpelangi
andai sepi terus meragu...

Senandung Waktu

dawai hati terpungkiri
sedang aku senyap dalam gelap
kadang silau mengintip kelam
walau pesona merebah setengah berbisik
deritanya bukan airmata
hanya jelmaan warna kegalauan

Ruas Luka

lewat sela-sela jemari
hanya ada irama  bathin
mendekap lunglai bernada pilu
meniti gelombang bertabuh masa
namun nestapa direlung duka..
dan angin pun menyingkap asa yang mulai jemu

Celah Bayangmu

nafas ku memuja pada temaram
sebaris kabut dini hari
kau bagiku jelmaan  jutaan  pertanyaan
dan cahaya berlianmu
menari dalam denting dedaunan

 lautan mendamba harapan
seakan ku tatap riak di beranda
menggaungkan langit temaram
di balik desiran tangis malam

Labirin kisah

bukankah langkah telah terseok
sedang bayangku membatu
terasa gamang  menyangga menara
lantas percikan gerimis menggurat beku
melintasi  cerita yang hilang dibalik rindu

sketsa rindu

secercah pagi dalam bingkai jendela
menghamparkan lembaran biru di sanubari
menjelma lembayung jadi permadani
tak bertepi
di siluet padang  ilalang
membuncah tanpa menggerutu
dan aku pun tak bersuara..

Noktah harapan

wibawamu  tak lagi fana
dalam serpihan luka-luka bisu
pada muara keangkuhan
yang pekat membungkus angan
berdesir  di sayup-sayup pilu
dan aku terus memujamu
meski pun jiwamu kelu
sebab tersipu menyapa cemburu

Lembar Kelam

Pagi berpayung kelabu
mengikis rindu seteduh lautan biru
yang memecah di balik simfoni keheningan
lantas ironi meramu sukma..
merengkuh kata yang tak berpenghuni..

Senandung Senja

gemuruh debur jantungku..
saat langkah di kaki cermin..
terlihat sebilah daun basah
yang tumpah dari jambangan
dan jutaan tetes air beterbangan
lalu hujan berpamitan
sebab sinar menyeka rembulan

Jejak Jiwa

aku lelah..
dalam sapaanmu  ke galauku
sebab  ranai melambung ragu
dalam perdu menghela rindu...
dan embun tak lagi malu
walau enggan meracau luruh..

My sister

My sister
Tria...

Papa, Ibu, Nurul, Mazda

Papa, Ibu, Nurul, Mazda
dan mereka bermunajat kepada Mu.. Demi anak-anak

Papa dan Adik....

Papa dan Adik....
Pahlawan keluarga, pengemban amanah

My Sister

My Sister

Nurul :) Mazda

Nurul :) Mazda
Love u 4 ever

Your pictures and fotos in a slideshow on MySpace, eBay, Facebook or your website!view all pictures of this slideshow

Pengikut