Untuk Berlian Hitam
lintasan-lintasan kelam berhias melewati indahnya hati
yang termangu di balik gedung kepasrahan.
hatinya rindu masa-masa dua hati yang memasung mimpi dan nyata.
berkali-kali ada hati yang merangsang harumnya surgawi.
untuk pertama kalinya hatinya tersobek,
hatinya memecah.
keyakinannya akan langkah-langkah ketidakpastian dari curahan senja,
mengantarmu pada kebingungan rutin.
ucapan-ucapan kacau selalu muncul dari perantara-perantara fajar, kata hatiku itu pun terjadi.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar