2 tahun segala rindu terhampar di
sebalik asa
Pintaku pada Tuhan, rinduku akan
nasihatnya malam ini
Ingat akan sewaktu sekolah, papa
mengusap kepalaku sambil berkata “Anak bertuah ya?” ucapnya.
“Aduh papa, kakak kan sudah besar
kenapa masih diusap kepalanya” ujarku.
hingga sejak itu bertahun sudah usapan dari jemari papa masih terasa hingga usiaku beranjak dewasa.
Menurutku papa adalah pahlawan teladan
dari yang paling teladan.
Sejak dulu jika orang menanyakan padaku
siapa yang kukagumi
jawabanku adalah…
Papa..
Tuhan izinkan malam ini nasihatnya
menemaniku untuk menuntaskan mimpi-mimpiku yang masih tertunda.
Tuhan jangan
halangi rinduku oleh padatnya jaringan telepon, bukankah Engkau adalah
penghubungku yang paling luar biasa dari apapun atau siapapun.
Papa ada
kabar dari seseorang bahwa 2 minggu lagi papa akan pulang…
Papa mohon
mengertilah ?
Ada rindu
yang masih berseteru di heningnya doa-doa yang kulantunkan untukmu
Semoga waktu
mempertemukan rindu-rindu kita yang menunggu usapan jemarimu
Esok.
Ah…..
Sesak
membuncah dari batin yang semakin diam
Papa…
Hampiri
segala mimpi dan doa
Untuk anakmu
malam ini.
Inilah doa
anakmu pada Tuhan..
Amin…







Tidak ada komentar:
Posting Komentar